Info Menarik...!!

Kamis, 19 Juli 2012

Bokashi Pupuk Kandang ditambah Arang

Pembuatan Bokashi model ini sangat mudah dilakukan apalagi kalau dilingkungan pertanian dan peternakan. Jadi mudah untuk mendapatkan bahan yaitu kotoran hewan (Pupuk Kandang) dan Sekam (Kulit gabah beras), dimana untuk Sekam diarangkan terlebih dahulu, Arang sekam bisa diganti dengan arang gerjajian kayu.

Bagaimana cara membuat arang sekam ?

Ada beberapa cara untuk membuat arang sekam diantaranya yaitu :
1.      Pembuatan arang sekam dengan cara dibakar dalam tong
Masukkan sekam ke dalam tong sampai dengan tinggi sekitar 20 cm. Tuang oli secukupnya ke dalam tong dan bakar. Jika asap dari pembakaran berkurang maka sekam ditambah sedikit demi sedikit hingga tong penuh. Kemudian tong ditutup karung goni basah dan di atasnya diberi tutup hingga rapat. Biarkan sekam menjadi dingin. Setelah itu pisahkan arang sekam dengan abunya melalui proses penyaringan. Jumlah arang sekam yang diperoleh juga sekitar 40-50 kg dari 100 kg sekam segar.
2.      Pembuatan arang sekam dengan cara disangrai
Pada prinsipnya pembuatan arang sekam dengan cara ini adalah dengan cara disangrai. Peralatan yang diperlukan adalah tungku dan seng. Caranya, sekam padi diletakkan di atas seng yang telah ditempatkan di atas tungku. Selanjutnya sekam disangrai sambil diaduk. Dengan cara ini akan diperoleh arang sekam sebanyak 40-50 kg dari 100 kg sekam segar
Ada cara lain membuat arang sekam yaitu dibakar dengan cerobong.
Oke kita sambung lagi pada bahasan

Pembuatan Bokashi Pupuk Kandang ditambah Arang

Bahan yang digunakan :

  1. Pupuk kandang sebanyak 10 kg, dedak sebanyak 1/2 kg, arang sekam/arang serbuk gergaji sebanyak 5 kg.
  2.  Molases\gula sebanyak dua sendok makan (10 ml). c. EM4 sebanyak dua sendok makan (10 ml) dan air secukupnya.

Cara pembuatan Bokashi Pupuk Kandang ditambah Arang :

Cara pembuatan bokashi pupuk kandang ditambah arang mirip dengan pembuatan bokashi jerami, hanya jerami digantikan dengan kotoran hewan (pupuk kandang) dan arang sekam\arang serbuk gergaji.

Tidak ada komentar: